Mengenai Squid dan Linux traffic control
January 24th, 2008
Saya sering memperhatikan rekan-rekan yang menambahkan fitur QoS (entah dengan tc atau mekanisme throttling lainnya) di jaringan yang ada Squid nya, yang menurut saya kurang begitu efektif dan malah hanya akan mematikan fungsi caching dan/atau kemampuan untuk membatasi kecepatan download jaringan.
ASCII art topologi nya seperti ini,
[internet]
|
|
[cache] Topologi 1
|
|
[QoS]
|
|
[clients]
atau
[internet]
|
|
[QoS] Topologi 2
|
|
[cache]
|
|
[clients]
di topologi 1, ketika kita ingin membatasi kecepatan download klien, kita juga membatasi CACHE HIT dari Squid yang seharusnya berjalan dalam kecepatan wire-speed (artinya no limitations). Tidak ada cara QoS untuk mengetahui bahwa konten yang melewatinya adalah CACHE HIT dari Squid.
di topologi 2, ketika kita ingin membatasi kecepatan download klien, kita tidak dapat membatasi kecepatan akses klien berdasarkan alamat IP karena alamat IP yang masuk ke QoS berasal dari satu alamat IP saja.
ada 2 solusi yang memungkinkan saat ini, pertama anda bisa mencoba melakukan patch squid untuk bekerjasama dengan mekanisme traffic control di Linux, kedua, gunakan fitur delay_pool secara optimal dari squid yang menurut penghematan saya sudah cukup banyak membantu membagi bandwidth secara adil (walaupun menurut saya fitur seperti burstable/borrow yang ada di tc bisa digunakan disini).